
16 juni 2009
Ter-untuk
seseorang yang tak pernah pudar di hati
ku goreskan pena merangkai aksara menjadi kalimat nan bermakna. ungkapkan cinta, rasa, dan karsa, dari dalam jiwa. ku bungkuskan cintaku lewat hati penuh harap, merajut asa dan mimpi penuh rindu. rindu hati ingin selalu bertemu...
abi...
apa kabarnya? umi harap kamu dalam keadaan baik-baik saja.
abi, masih ingat umi tidak?umi harap, di setiap detik sang waktu umi selalu berada dalam ingatanmu. begitu pula umi disini selalu berharap pada Raja Manusia agar seluruh cobaan yang ada dalam hidup kita di ringankan olehNya.umi yakin, kita mampu lalui semua bersama, berdua.
abi...
dalam setiap do'aku terselipkan sebuah nama, nama seseorang yang ku yakini mampu menjadi imam dalam hidupku. seseorang yang dapat membimbingku untuk terus bersama-sama menuju kebahagiaan dunia akhirat kita. dipersatukan dalam cinta HakikiNya.
umi harap abi selalu tegar, dalam menjalani cobaanNya. Allah selalu memberi sesuai dengan prasangka hambaNya. inilah cobaan Allah agar kita semakin dekat padaNya. jangan bersedih "la tahzan innallaha ma'ana".
umi tahu, keadaan kita sepeprti ini tidak seperti yang abi dan umi bayangkan. namun inilah hidup, penuh misteri, tapi inilah hidup. inilah tantangan yang harus di lewati. seberapa kita kuat memegang teguh janji suci dan cinta yang t'lah di ikrarkan. yakinlah walau kita sekarang kita merasakan sakit, sesal, sedih, dan isak tangis penuh warna. namun, jika tiba saatnya kita akan mendapatkan manisnya dari cobaan ini.
ibarat seorang pencari madu, ia rela tubuhnya di sengat lebah demi mendapatkan madu murni yang tak ternilai manfaatnya. seperti itulah kita, seperti itulah harusnya seorang abi penuh dengan semangat melewati tantangan hidup.
* * *
abi masih ingat?
18 Maret 2009, tepat di hari rabu
Allah beserta para malaikatnya menjadi saksi kesungguhan cinta kita, dimana pada hari itu kita mengikrarkan janji suci yang takkan pernah terigkari. saling percaya, setia, menyayangi, dan takkkan berpisah walau maut menjemput.
seketika warna-warni virus merah jambu semakin menyerang dan kita tak kuasa untuk melawan semua. kita biarkan virus itu menyerang dan menggerogoti hati. sejak itu pula hidup kita berubah, semua menjadi indah dan mempesona hanya dengan satu kata C-I-N-T-A.
"huffhh ... mengapa bibir ini tak bosan mengucapkan kata yang hanya terdiri dari lima huruf itu ya? ahhh ... ku rasa kita terlalu di landa mabuk asmara ☺"
walau ternyata bahagia yang tercipta, kemanisan yang di reguk hanya sementara. cobaan datang bertubi-tubi dan umi harus rela berpisah untuk sementara waktu. tahukah sakitnya? walau begitu umi mampu kuat bertahan disini, menjaga kesetiaan cinta yang t'lah terpadu. di hati ini....
t'lah tertulis sebuah nama, mana mungkin aku mmapu menggantikan dengan nama yang lain jika aku yakin kau lah yang terakhir dalam hidupku. karena jiwa ini takkan lapuk karena bosan, takkan terkikis oleh peluh penatnya asa.
* * *
setiap hari, cintaku di uji ...
maaf jika ku memang tak sempurna,
t'lah ku beri semua rasa yang ku punya,
t'lah ku bingkiskan hati dan jiwaku hanya untukmu,
memberi dukungan dan kekuatan untukmu,
namun mungkin aku tak mampu lebih lagi dari itu,
karna kau takkan mampu melihat kesungguhan cintaku,
katakan lah,
seberapa jauh kau ingin aku hadir dalam hidupmu,
seberapa berartikah aku dalam deru nafasmu,
seberapa pentingkah aku?
bila kau tahu,
ku tak ingin kau terus jauh dariku,
ku tak ingin kau terus mengacuhkanku dalam sepiku sendiri,
namun kau juga harus tahu,
cintaku takkan goyah hanya karna badai yang bernafsu menghempasku jauh darimu,
"cintaku bukanlah cinta biasa,
jika kamu yang memiliki,
dan kamu yang temaniku seumur hidupku,
terimalah pengakuanku,
percayalah kepadaku,
semua ini ku lakukan karena kamu memang untukku"
karena yang ku tahu cinta itu indah ...
tak ada kisah yang sempurna seperti mimpi kita,
namun kita harus mampu mewujudkannya,
masih ingat kata-kata abi yang lalu,
"bagaimanapun dirimu, apapun diirmu aku akan tetap mencintaimu,
hari ini, esok, dan selamanya"
ku pegang janji&kata-katamu ....
yang akan menjadi saksi di hari kiamat.
merinduimu, selamanya ...
seseorang yang tak pernah pudar di hati
ku goreskan pena merangkai aksara menjadi kalimat nan bermakna. ungkapkan cinta, rasa, dan karsa, dari dalam jiwa. ku bungkuskan cintaku lewat hati penuh harap, merajut asa dan mimpi penuh rindu. rindu hati ingin selalu bertemu...
abi...
apa kabarnya? umi harap kamu dalam keadaan baik-baik saja.
abi, masih ingat umi tidak?umi harap, di setiap detik sang waktu umi selalu berada dalam ingatanmu. begitu pula umi disini selalu berharap pada Raja Manusia agar seluruh cobaan yang ada dalam hidup kita di ringankan olehNya.umi yakin, kita mampu lalui semua bersama, berdua.
abi...
dalam setiap do'aku terselipkan sebuah nama, nama seseorang yang ku yakini mampu menjadi imam dalam hidupku. seseorang yang dapat membimbingku untuk terus bersama-sama menuju kebahagiaan dunia akhirat kita. dipersatukan dalam cinta HakikiNya.
umi harap abi selalu tegar, dalam menjalani cobaanNya. Allah selalu memberi sesuai dengan prasangka hambaNya. inilah cobaan Allah agar kita semakin dekat padaNya. jangan bersedih "la tahzan innallaha ma'ana".
umi tahu, keadaan kita sepeprti ini tidak seperti yang abi dan umi bayangkan. namun inilah hidup, penuh misteri, tapi inilah hidup. inilah tantangan yang harus di lewati. seberapa kita kuat memegang teguh janji suci dan cinta yang t'lah di ikrarkan. yakinlah walau kita sekarang kita merasakan sakit, sesal, sedih, dan isak tangis penuh warna. namun, jika tiba saatnya kita akan mendapatkan manisnya dari cobaan ini.
ibarat seorang pencari madu, ia rela tubuhnya di sengat lebah demi mendapatkan madu murni yang tak ternilai manfaatnya. seperti itulah kita, seperti itulah harusnya seorang abi penuh dengan semangat melewati tantangan hidup.
* * *
abi masih ingat?
18 Maret 2009, tepat di hari rabu
Allah beserta para malaikatnya menjadi saksi kesungguhan cinta kita, dimana pada hari itu kita mengikrarkan janji suci yang takkan pernah terigkari. saling percaya, setia, menyayangi, dan takkkan berpisah walau maut menjemput.
seketika warna-warni virus merah jambu semakin menyerang dan kita tak kuasa untuk melawan semua. kita biarkan virus itu menyerang dan menggerogoti hati. sejak itu pula hidup kita berubah, semua menjadi indah dan mempesona hanya dengan satu kata C-I-N-T-A.
"huffhh ... mengapa bibir ini tak bosan mengucapkan kata yang hanya terdiri dari lima huruf itu ya? ahhh ... ku rasa kita terlalu di landa mabuk asmara ☺"
walau ternyata bahagia yang tercipta, kemanisan yang di reguk hanya sementara. cobaan datang bertubi-tubi dan umi harus rela berpisah untuk sementara waktu. tahukah sakitnya? walau begitu umi mampu kuat bertahan disini, menjaga kesetiaan cinta yang t'lah terpadu. di hati ini....
t'lah tertulis sebuah nama, mana mungkin aku mmapu menggantikan dengan nama yang lain jika aku yakin kau lah yang terakhir dalam hidupku. karena jiwa ini takkan lapuk karena bosan, takkan terkikis oleh peluh penatnya asa.
* * *
setiap hari, cintaku di uji ...
maaf jika ku memang tak sempurna,
t'lah ku beri semua rasa yang ku punya,
t'lah ku bingkiskan hati dan jiwaku hanya untukmu,
memberi dukungan dan kekuatan untukmu,
namun mungkin aku tak mampu lebih lagi dari itu,
karna kau takkan mampu melihat kesungguhan cintaku,
katakan lah,
seberapa jauh kau ingin aku hadir dalam hidupmu,
seberapa berartikah aku dalam deru nafasmu,
seberapa pentingkah aku?
bila kau tahu,
ku tak ingin kau terus jauh dariku,
ku tak ingin kau terus mengacuhkanku dalam sepiku sendiri,
namun kau juga harus tahu,
cintaku takkan goyah hanya karna badai yang bernafsu menghempasku jauh darimu,
"cintaku bukanlah cinta biasa,
jika kamu yang memiliki,
dan kamu yang temaniku seumur hidupku,
terimalah pengakuanku,
percayalah kepadaku,
semua ini ku lakukan karena kamu memang untukku"
karena yang ku tahu cinta itu indah ...
tak ada kisah yang sempurna seperti mimpi kita,
namun kita harus mampu mewujudkannya,
masih ingat kata-kata abi yang lalu,
"bagaimanapun dirimu, apapun diirmu aku akan tetap mencintaimu,
hari ini, esok, dan selamanya"
ku pegang janji&kata-katamu ....
yang akan menjadi saksi di hari kiamat.
merinduimu, selamanya ...
dari seseorang
yang selalu merindukanmu
RAIHANAmu
yang selalu merindukanmu
RAIHANAmu

0 komentar:
Poskan Komentar